Header Ads

Bawaslu Lampung Akui Banyak Laporan Warga Terkait Rekam Jejak Calon Panwaskab

PortalPilkada.Id | Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah mengatakan, pihaknya masih terbuka terhadap laporan track record calon anggota panwaskab yang saat ini sedang menjalani tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Hotel Novotel, Bandarlampung.

Hal itu disampaiakanynya mengingat selama masa  uji kelayakan dan kepatutan banyak sekali laporan dari masyarakat terkait rekam jejak calon anggota panwaskab dan isinya bermacam-macam.

”Laporannya macam-macam, dari masyarakat tentunya. Mengingat ini demi kepentingan bersama, maka kami menjamin setiap laporan dan identitas pelapor yang disampaikan kepada Bawaslu,” katanya, hari ini.

Fit proper and test itu sudah berlangsung sejak Senin (24/7) dan akan selesai pada hari Senin (31/7) besok. Dari 90 peserta yang ikut terdapat enam peserta per kabupaten/kota. Nantinya mereka akan dikerucutkan menjadi tiga anggota panwaskab terpilih setiap kabupaten/kota.

"Kita mencari sosok yang paham kepemiluan, jujur, beretos kerja tinggi, dan berani menghadapi tantangan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Anggota Bawaslu Lampung Ali Sidik mengatakan, pihaknya akan mengklarifikasi jika ada masukan dan laporan dari masyarakat terkait latar belakang peserta.

”Termasuk kalau ada informasi soal keterlibatan di partai politik dan ijazah palsu. Kami akan melakukan penelusuran rekam jejak terhadap yang bersangkutan, sampai mengklarifikasinya ke instansi terkait,” tandasnya.

Bawaslu Lampung mentargetkan sepekan setelah fit and proper test para para Panwaskab akan segera dilantik, inshaa Allah awal Agustus mendatang.

Meski demikian, rencana pelantikan panwaskab tersebut akan dilakukan setelah penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) Bawaslu dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Karena setelah penandatanganan NPHD yang dijadwalkan pekan ini, otomatis tahapan pilkada sudah dimulai. *(*)

Tidak ada komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.