Enam Calon Gubernur Rebutan 1 Kursi di Pilgub Maluku 2018


PortalPilkada.Id | Sekretaris tim pemenangan Pilkada DPW PAN Maluku, Jacobis Siahaya menerangkan bahwa enam  bakal Calon (Balon) Gubernur, serta empat (4) Wakil Gubernur Maluku akan rebutan 1 kursi yang dimiliki Partai Amanat Nasional (PAN) guna bertarung di Pilgub Maluku 2018.

Data yang diperoleh menyebutkan ke-enam kader tersebut masing-masing adalah Murad Ismail, Tagop Soulissa, Zedek Sangadji, Johozua Max Yoltuwu dan Julius Latumaerissa sebagai Balon Gubernur ada 6 dari 8 orang yang masuk bursa kandidat.

Namun hingga hari H yang tidak mengembalikan hanya Herman Koedoebon dan Jacky Noya. Praktis, enam calon kandidat itu rebutan satu kursi.

Sementara untuk 4 Balon Wagub semuanya mengembalikan  berkas, mereka adalah Andre Rentanubun, Melky Frans, Mozes Rudi Frans Timisella dan Ghazali Salampessy.

"Setelah proses ini, maka  pada tahapan selanjutnya yakni verifikasi berkas kandidat. Adapun disepakati tidak ada sistem gugur, tetapi berkas yang belum lengkap akan dikomunikasi dengan kandidat guna dilengkapi," kata Siahaya, hari ini.

pada tahapan selanjutnya, setelah verifikasi DPW akan melakukan pleno penetapan Balon termasuk terhadap Cabup Cawabup Malra dan Cawali Cawawali kota Tual, yang nantinya menyampaikan hasilnya ke DPP untuk diproses lebih lanjut hingga rekomendasi.

Menurut Siahaya, sosialisasi Balon ke kabupaten/kota dan penyampaian visi misi akan disesuaikan dengan arahan dan petunjuk DPP.

"Kita tentu siap, namun menunggu keputusan DPP. Termasuk survey, karena kemungkinan kita tidak lakukan maka bisa saja rujukan DPP di hasil survey masing-masing kandidat. Semuanya menunggu arahan dan petunjuk DPP," demikian Siahaya.*

0 Response to " Enam Calon Gubernur Rebutan 1 Kursi di Pilgub Maluku 2018 "

Posting Komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel