KPU Tegal Masih Menunggu Alokasi Anggaran


PortalPilkada.Id | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal hingga kini masih menunggu kepastian tentang jumlah alokasi anggaran dari Pemkot Tegal untuk pelaksanaan Pilkada Kota Tegal.

Hal itu disampaikan Ketua KPU, Agus Wijanarko, kemarin. Dia menyebutkan untuk pembahasan anggaran pernah dilakukan beberapa waktu lalu antara Badan Anggaran (Banggar), Komisi I DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Sebelumnya dalam rapat kerja tersebut baru ada kejelasan alokasi anggaran pilkada sekitar Rp 5 miliar di tahun 2017. Sedangkan, sisanya belum ada kepastian. Padahal, untuk Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) seharusnya bisa segera ditandatangani dalam waktu dekat.

“Banggar DPRD menyarankan kepada TAPD dan KPU untuk menggelar rapat bersama untuk membahas tentang persoalan anggaran Pilkada,” katanya.

Terkait hal itu, sebelumnya Agus Wijanarko menyatakan, kebutuhan anggaran untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal mencapai sekitar Rp 13 miliar. Sesuai dengan rencana tahapan pilkada akan dilaksanakan mulai September 2017 dan pemilihan pada Juni 2018.

Menurut dia, jumlah pemilih di Kota Tegal diperkirakan sekitar 210.000 suara. Pelaksanaan Pilwalkot akan bersamaan dengan pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng. Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk memilih calon kepala daerah yang berkualitas dan meningkatkan partisipasi pemilih.

“Dalam menjalankan tugas selaku penyelenggara pemilu, kami berkomitmen melakukan secara transparan dengan melalui tahapan seleksi persyaratan secara ketat,” katanya, seperti dirilis SMNetwork.

0 Response to " KPU Tegal Masih Menunggu Alokasi Anggaran"

Posting Komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel