Maju Pilgub Jateng, Sudirman Said Dapat Dukungan Kyai dan Habaib


PortalPilkada.Id | Para Kyai dan Habaib di Solo memberikan dukungan kepada Sudirman Said untuk maju dalam Pilgub Jateng 2018. Selain itu para kyai dan Habaib juga mendoakan agar mantan menteri ESDM ini sukses meraih kursi Jateng 1.

"Anda dikenal sebagai orang baik, inshaa Allah banyak orang yang akan mendukung," kata Habib Jamal Al Assegaf kepada Sudirman dalam silaturahim usai sholat Jumat di Masjid Jami Al Assegaf di Solo, Jumat (14/7/2017).

Sebelumnya, Sudirman juga mendapat doa dan dukungan dari KH Muhammad Ali pimpinan Pondok Pesantren Takmirul Islam dan Habib Nuch Al Hadad pimpinan Majelis Ratibul Hadad.

KH Muhammad Ali bahkan berpesan agar Sudirman Said meluruskan niat. "Niat maju Pilkada harus karena mencari Ridlo Allah. Jangan untuk memperbaiki atau mensejahterakan masyarakat Jawa Tengah. Kalau niatnya karena Allah tujuan-tujuan yang lain, seperti mensejahterakab rakyat Jateng sudah termasuk," katanya Muhammad Ali, yang dikenal dengan panggilan Abah Ali ini.

Sementara Habib Nuch Al Hadad mengajak Sudirman untuk ikut dalam pengajian-pengajian yang digelar Majelis Ratibul Hadad. "Nanti setiap ada pengajian besar kita akan memperkenalkan Pak Sudirman kepada jamaah majelis Ratib Al Hadad," katanya.

Ketua Tim Sinkronisasi Anies-Sandi ini kemudia melanjutkan silaturahim ke pimpinan Pondok Pesantren Rodloutul Cholili, KH Syahroni dan Pimpinan Ponpes. Ilyas Muhammad Syamian. Di kedua tempat ini, Sudirman juga mendapat dukungan dan doa agar sukses di Pilgub Jateng 2018.

Rangkaian silaturahim ulama dan habaib, Sudirman dilanjutkan malam harinya dengan menghadiri acara Ratibul Hadad di Sragen. Hadir dalam kesempatan itu Habib Alwi bin Nuch Al Hadad, KH Ahmad Rubai, dan KH M Fadlan.

Ratusan jamaah yang menghadiri majelis itu juga ikut mendoakan Sudirman Said agar dapat memimpin dan memajukan Jateng.

Sumber: Suara Islam


0 Response to " Maju Pilgub Jateng, Sudirman Said Dapat Dukungan Kyai dan Habaib"

Posting Komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel