Header Ads

Nahdliyin Tak Gubris PKB, Khofifah Banjir Dukungan di Jawa Timur


PortalPilkada.Id | Meski ada himbauan PKB agar Mensos Khofifah tak maju dalam Pilgub Jatim 2018, rupanya tak sepenuhnya mendapat dukungan dari Nahdliyin NU. Warga NU yang tak sepaham dengan himbauan itu sebaliknya rame-rame mengibarkan "bendera" dukungan buat Khofifah. Baliho dan spanduk yang berisi pernyataan dukungan kepada Khofifah Indar Parawansa maju pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur pun bertebaran di Bojonegoro (Minggu, 30/7).

Baliho dan spanduk tersebut menyambut kehadiran Mensos tersebut yang menghadiri acara Halal Bihalal Muslimat NU bersama Bupati dan Forkopimda Bojonegoro.

Salah satunya tampak di depan pintu masuk Pondok Pesantren Dzurriyah KH. Abu Dzarrin.

Di sini terpasang baliho bertuliskan ucapan Selamat Datang Ibu Khofifah di Kabupaten Bojonegoro.

"Jawa Timur Butuh Panjenengan Buk," demikian isi baliho yang terpasang mengatasnamakan Bala Khofifah (Barisan Loyalis Khofifah), seperti dilansir JPNN.

Baliho dan spanduk dukungan kepada Khofifah juga tampak terpasang di bundaran Jetak dan di sekitar GOR Dabonsia Bojonegoro.

"Selamat Datang Ibu Khofifah di Kab Bojonegoro 'Wes Wayahe Mimpin Jawa Timur 2018'," begitu isi tulisan yang tertera di Baliho dan spanduk di sekitar GOR Dabonsia Bojonegoro.

Usai menghadiri acara Halalbihalal tersebut, Ketua Muslimat NU tersebut berterima kasih untuk dukungan yang diberikan kepadanya.

Khofifah sendiri belum memberikan kepastian apakah akan maju atau tidak.

Kemarin, Mensos Khofidah juga dihadang sekelompok massa pendukungnya saat menyambangi Sumenep dan Pamekasan. Mereka mendorong Khofifah kembali maju Pilgub Jatim.

Sebelumnya, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding menilai bahwa pencalonan Khofifah tersebut sepenuhnya merupakan hak dari Khofifah.

"Itu hak pribadi (Khofifah)," ujarnya saat ditemui di Gedung Nusantara II, Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Meski begitu, Karding menilai bahwa dalam Pilgub Jatim, PKB telah mendapat amanah dari para kiai NU untuk mengusung Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

"PKB dukung Mas Saiful ini bukan karena ingin mendukung Mas Saiful, tapi murni karena kita diperintah oleh para kiai," jelasnya.

Secara gamblang Karding mengakui bahwa pencalonan Khofifah di Jatim akan menjadi ancaman bagi PKB dalam mengusung Gus Ipul. Pasalnya, sebagai ketua Muslimat NU, Khofifah juga memiliki basis pendukung NU yang kuat di Jawa Timur. Terlebih dalam pilgub sebelumnya Khofifah hampir mengalahkan pasangan Soekarwo-Gus Ipul yang diusung Demokrat dan PKB.

"Ya tentu (khawatir), Bu Khofifah punya pasukan di sana. Cuma juga tidak perlu khawatir berlebihan, pecah (NU) itu tidak ideal," pungkasnya.

(HRD/ Sumber : JP)

Tidak ada komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.