Header Ads

Pilkada Lampung: Mantan Ketua HIPMI Maju di Lampura


PortalPilkada.Id | Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Lampung periode 2008-2011 Rahmat Mirzani Djausal menyatakan akan maju dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Lampung Utara (Lampura) 2018.

Langkah pencalonannya akan dimulai dengan mendaftarkan diri sebagai calon bupati (cabup) ke Partai Amanat Nasional (PAN).

Hadirnya Mirza –sapaan Rahmat Mirzani Djausal– akan menambah bursa balonbup di Lampura. Sebab, selama ini Mirza belum melakukan pendaftaran ke partai politik (parpol) mana pun yang sudah membuka penjaringan cabup. Di antaranya PDIP, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Kepada Radar Lampung, Mirza mengatakan, akan mendaftarkan diri sebagai balonbup ke PAN. Diketahui, PAN akan membuka penjaringan bakal calon kepala daerah dan wakilnya mulai Kamis (13/7).

”Saya akan mendaftarkan diri sekitar pekan depan,” kata bendahara DPW PAN Lampung ini.

Putra sulung pengusaha Faisol Djausal ini mengatakan, kemauannya maju pilbup merupakan dorongan dari internal PAN. Partai berlambang matahari terbit ini memang menginginkan kader potensial yang maju pilbup. Sebagai kader, dia pun mengaku loyal dengan keputusan partai untuk maju dalam pilbup. Terlebih, dirinya merupakan putera daerah Lampura.

Meskipun baru akan melangkah sebagai cabup, Mirza mengatakan, dia belum ketinggalan dari calon lainnya yang sudah mendaftarkan diri ke PDIP, PPP, dan Partai Hanura. Selain ke PAN, dia juga akan mendaftarkan diri ke penjaringan cabup Partai Demokrat (PD) yang dibuka pada akhir bulan ini. Dia pun berencana mendaftarkan diri sebagai cabup dari partai banteng melalui jalur DPP PDIP.

”Sebab di DPRD Lampura, PAN tidak cukup kursi untuk mengusung cabup, jadi harus koalisi dengan partai lain,” ucap pria kelahiran Kotabumi, 18 Maret 1980 ini.




Tidak ada komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.