Header Ads

Pilpres 2019, Posisi Jokowi Belum Aman


PortalPilkada.Id | Presidium Persatuan Pergerakan Andrianto mengemukakan, jika PDIP usung Puan Maharani untuk mendampingi

Joko Widodo sebagai capres pada Pilpres 2019, tiga parpol yakni Nasdem, Hanura dan PKB akan menjadi liar, bahkan bikin blok sendiri atau keluar dari blok Jokowi.

“Nasdem, Hanura, PKB tentu akan berhitung dan sampai detik terakhir, ketiga parpol tersebut terlebih dahulu akan melihat siapa yang akan digandeng Jokowi sebagai cawapres,” kata Andrianto.

Dia mengemukakan, bila Puan tidak diambil, PDIP bisa saja tak usung Jokowi dan melirik Jenderal Gatot Nurmantyo menjadi capres. “Jadi sesungguhnya Jokowi kandidat yang belum aman secara electoral,” ujar Andriato seraya menambahkan Jokowi tidak punya kemewahan memiliki satu parpolpun.

“Malah bisa jadiJokowi akan sulit dapat tiket bila tidak segera permak tim ekonomi unttuk menggenjot kinerja yang tersisa. “Masalah ini berpengaruh terhadap ellectibilitas yang turun, sehingga berat bagi incumbent dengan modal dibawah 50% untuk maju pada pilres nanti.

Sementara itu, untuk posisi Partai Golkar dan PP yang sudah secara terang-terangan mendukung Jokowi tanpa reserve. Ini  artinya kedua partai ini mengambil posisi cawapres,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua DPP PDIP Trimedya Panjaitan di Gedung DPR, Jakarta, mengemukakan, PDIP mengaku telah menyiapkan Puan Maharani sebagai cawapres untuk mendampingi Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilu Presiden 2019.

Hal itu ditegaskan PDIP untuk menjawab keraguan banyak pihak akan kapasitas dan kompetensi Puan Maharani yang dipilih Jokowi sebagai menteri koordinator (menko) bidang pembangunan manusia dan kebudayaan.

Sumber: HanTer

Tidak ada komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.