Header Ads

Secara Aklamasi Sri Sultan Ditetapkan Lagi Sebagai Gubernur DIY 2017-2022

Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dan Paku Alam X ditetapkan lagi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DI Yogyakarta masa jabatan 2017-2022.

Penetapan itu dilakukan dalam sidang paripurna terbuka di Gedung DPRD Yogyakarta, pada Rabu 2 Agustus 2017.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 58/K/DPRD/2017 tentang Penetapan Sultan HB X sebagai Gubenur dan Paku Alam X sebagai Wakil Gubernur.

Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD DI Yogyakarta Yoeke Indra Agung Laksana, seluruh anggota dewan menyatakan setuju secara aklamasi untuk menetapkan kembali Sri Sultan HB X dan Paku Alam X sebagai gubernur dan wakil gubernur. Selanjutnya keputusan tersebut diteruskan ke Presiden Joko Widodo untuk mendapatkan persetujuan.

Sri Sultan HB X menjadi Gubernur mulai masa jabatan 1998-2003, menggantikan Paku Alam VIII. Sistem pengisian jabatan dengan penetapan tersebut sesuai ketentuan UU Nomor 13/2012 tentang Keistimewaan DI Yogyakarta.

Mekanismenya, gubernur dan wakil gubernur dijabat Sultan dan Paku Alam (PA) yang bertahta di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Pura Pakualaman. Mengacu ketentuan penetapan tersebut, DPRD menetapkan Sri Sultan menetapkan sebagai gubernur. Tepatnya sejak masa jabatan 2003-2008, dilanjutkan masa jabatan 2008-2013, dan 2013-2017, serta sekarang untuk 2017-2022.

Tidak ada komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.