Header Ads

Spanduk dan Baliho Selly Andayani Mulai Berkibar di Pilkada NTB 2018

Foto: Radar/net

PortalPilkada.Id | Jelang Pilkada NTB 2018, spanduk Kepala Dinas Perdagangan Pemprov NTB, Selly Andayani tampak marak di beberapa titik kota Mataram.

Bahkan, alat peraga kampanye (APK) baik  berupa spanduk dan baliho sudah banyak terpasang di berbagai sudut strategis di Pulau Lombok.

Ketika di konfirmasi terkait pemasangan APK tersebut, Selly mengaku, tidak tahu menahu soal pemasangan APK dirinya tersebut. “Itu kan inisiatif relawan,” kata istri politisi PDIP Rahmat Hidayat, seperti dikutip dari Radar Lombok, hari ini.

Dikatakan, pihaknya tidak bisa mencegah dan melarang masyarakat bersimpati kepada dirinya. Terlebih jika sampai melakukan pemasangan spanduk maupun baliho.

Pasalnya, masyarakat pun memiliki hak mengusulkan dan mendukung siapapun figur yang dinilai layak untuk maju dalam kontestasi di Pilkada NTB.

“Itu kan hak masyarakat,  tidak mungkin saya larang,” kilahnya.

Kendati demikian, ia mengatakan, dirinya masih belum berpikir terlalu jauh ikut kompetisi di Pilgub NTB. Saat ini ia masih fokus dan konsentrasi penuh sebagai Aparat Sipil Negara (ASN) dengan tugas dan tanggung jawab sebagai kepala Dinas Perdagangan yang sudah dimanahkan dan dipercayakan pimpinan kepada dirinya.

Namun, ia menyatakan siap maju bertarung dalam suksesi di Pilgub NTB. Andai memang ada dukungan dan kepercayaan baik parpol maupun masyarakat kepada dirinya untuk maju di Pilkada NTB.

Menurutnya, dengan maju dalam Pilgub NTB, sebagai salah satu bentuk ikhtiar, pengabdian dan dedikasi dirinya untuk memberikan kontribusi lebih besar lagi bagi pembangunan daerah.

Editor : Umi Khalsum
Sumber : Radar Lombok

Tidak ada komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.