Header Ads

Tjahjo Kumolo: Nyalon di Pilkada, Sekretaris Daerah Harus Mundur


PortalPilkada.Id | Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan kepada seluruh Sekretaris Daerah (Sekda) agar mundur dari jabatannya bila ingin maju mencalonkan diri pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018.

”Saya mengingatkan kepada sekda, itu administratif yang melaksanakan fungsi dan tugas pemerintah daerah. Jabatan politis itu gubernur, wakil gubernur, wali kota dan bupati. Kalau Sekda ikut-ikutan jabatan politis ya tata kelola pemerintahan buyar,” papar Tjahjo usai menghadiri, Focus Group Discussion (FGD) Manajemen Pemerintah di Era Digital yang digelar di Hotel Holiday Inn, Pasteur, Kota Bandung, kemarin.

Tjahjo mempersilakan sekda ikut dalam Pilkada. Sebab, itu adalah hak politik seorang warga negara. Namun, pihaknya tidak menginginkan tanggung jawab sekda terganggu akibat berpolitik praktis. Karena itu, sekda harus mau melepaskan jabatannya agar kinerja pemerintahan tak terganggu.

”Kalau Sekda Jabar mau nyalon, boleh itu, hak warga negara. Mundur dong dari sekda. Iya dong (sekarang), kalau enggak (mundur sekarang) bagaimana dia sibuk pasang gambar, baliho. Terbengkalai kan tugas daerah,” katanya.

Seperti diketahui, keharusan mundur agar tidak terkena aturan sanksi yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawa Negeri Sipil.

Aturan berikutnya yang harus diikuti bagi ASN mendaftar pilkada adalah melampirkan surat keterangan berhenti dari ASN sebagai syarat yang akan diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sesuai Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada.

Tidak ada komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.