Bengkulu Masuk Empat Besar Daerah Rawan Pelanggaran Pilkada


PortalPilkada.Id |
Wilayah Kota di Provinsi Bengkulu menjadi satu-satunya daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak tahun 2018 mendatang. Bawaslu Provinsi Bengkulu mencatat, wilayah kota termasuk empat besar daerah yang memiliki tingkat kerawanan pelanggaran tertinggi.

"Untuk wilayah Bengkulu, ada 10 Kabupaten Kota. Berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), penanganan pelanggaran pemilu untuk empat posisi teratas ditempati Kabupaten Kaur, Bengkulu Selatan, Mukomuko dan Kota Bengkulu," ungkap anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu Ediansyah Hasan sebagaimana diberitakan Kantor Berita Pemilu (KBP), Sabtu (23/9).

Menurut Edi, pihaknya akan berkaca pada penyelenggaran pemilu sebelumnya. Baik Pmeligu Gubernur (Pilgub), pemilu Bupati (Pilbup) maupun pemilu legislatif (pileg) yang berlangsung beberapa tahun lalu. Sehingga, dapat mengantisipasi terjadinya pelanggaran saat pelaksanaan pemilu Walikota (Pilwakot) Bengkulu tahun depan.

"Berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah, tahun 2014 kemarin ada pileg. Kemudian tahun 2015 ada Pilgub diikuti delapan pilbup. Dari dua pemilihan itu saja bisa terukur kalau ada indikasi pelanggaran," ungkap anggota petahanan Bawaslu itu.

Berdasarkan pemilu 2014 dan 2015 yang lalu, urai Edi, ada banyak penanganan pelanggaran yang ditangani Bawaslu. Untuk wilayah Kota, cukup rentan terjadi pelanggaran, meski berada satu wilayah dengan Provinsi. "Karena kota dekat dengan provinsi, sering terjadi pelanggaran juga," tuturnya.

Artinya, lanjut Edi, ada instruksi dari provinsi untuk melihat semua pelaksanaan wilayah kota terutama di wilayah kecamatan. Berdasarkan instruksi itu, maka akan terlihat kinerja Panwaslu mulai dari tingkat kota hingga Kecamatan.

"Jadi, banyak pelanggaran yang terjadi. (Bawaslu) provinsi akan melihat jika ada atribut kampanye yang dipasang di daerah terlarang, itu langsung ditindak," tegasnya.

Sumber : KBP

0 Response to " Bengkulu Masuk Empat Besar Daerah Rawan Pelanggaran Pilkada"

Posting Komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel