Header Ads

Diduga Terindikasi Narkoba, MPB Sumut Minta BNN Tes Urin Bagi Balonbup Tabagsel


PortalPilkada.Id |
Akitifis Mahasiswa Paluta Bersatu (MPB), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), meminta kepada Kapoldasu, Irjen Pol Paulus Waterpau dan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk selediki Bakal Calon Bupati (Balonbup) di Tapanuli Bagaian Selatan (Tabagsel) yang  terindikasi pencandu narkoba.

"Kita minta pihak Poldasu dan BNN, untuk turun ke Tabagsel melakukan penyelidikan terhadap Balonbup yang diduga pecandu narkoba, karena barang haram itu, sangat membahayakan bagi masyarakat," kata Ketua MPB-Sumut, Hendra Ibrahim Siregar, dalam keterangan rilisnya malam ini ke redaksi Portal Pilkada.

Permintaan itu disampaikan Hendra Ibrahim Siregar mengingat ramainya perbincangan di media sosial terkait indikasi narkoba bagi  calon Bupati di Tabagsel.

"kami berharap BNN turun, khususnya di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Apalagi beredar kabar, daerah ini terindikasi sebagai daerah yang peredaran narkobanya tertinggi di Tabagsel," katanya.

Sebagai warga Kabupaten Paluta, imbuhnya, tentu kami akan mendukung langkah, jika setiap Balonbup di Tabagsel harus ditest pihak BNN Pusat.

"Kami tak ingin ada di Tabagsel pemimpin yang menjadi pencandu narkoba, untuk  itu kami memohon kepada pihak  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, supaya setiap calon bupati di Tabagsel agar ditest urin pihak BNN Pusat, paling tidak dari  Polda Sumut," harapnya.

Lebih jauh dia menyatakan, jika nanti test hanya di rumah sakit daerah, dikhawatirkan akan ada main mata dengan calon kepala daerah tersebut, apalagi Balonbup itu sudah berpengaruh kuat di Tabagsel.

"Kami harapkan daerah ini mendapat pemimpin yang bersih dari narkoba, sehingga walaupun tidak bisa dimusnahkan dengan bersih setidaknya bisa diminimalisir, peredarannya khususnya di Kabupaten Paluta,"  demikian Hendra Ibrahim Siregar( Hadi)

Tidak ada komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.