13 Parpol Terancam tak Dapat Mengikuti Pemilu 2019


PortalPilkada.Id |
Pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah berakhir pada 16 Oktober lalu. Hasilnya, 27 parpol mendaftarkan diri mengikuti Pemilu 2019.

Dari 27 parpol yang mendaftar itu, ternyata tidak semua dapat diterima. Ada 13 parpol yang akhirnya tidak dapat diterima pendaftarannya sebagai calon peserta Pemilu 2019.

13 parpol yang terancam tak dapat mengikuti Pemilu 2019 itu adalah: Partai Indonesia Kerja (PIKA), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Bhineka Indonesia, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Islam Damai dan Aman (Idaman), PNI Marhaenisme, Partai Pemersatu Bangsa (PPB), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Rakyat, Partai Reformasi, Partai Republik, Partai Republikan, dan Partai Suara Rakyat Indonesia (Parsindo).

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Evi Novida Ginting Manik, menjelaskan alasan  yang menyebabkan 13 partai politik (parpol) tidak dapat diterima pendaftarannya sebagai calon peserta  Pemilu 2019. Menurutnya, persoalan kepengurusan parpol merupakan syarat penting untuk dapat  dicantumkan dalam pendaftaran parpol.

"Memang penyebabnya berbeda-beda, tetapi yang paling penting adalah kepengurusan harus ada semua. Jadi semua berkas memang harus lengkap semuanya. Jika tidak, maka tidak bisa melanjutkan ke tahap penelitian administrasi," ujar Evi kepada wartawan di Kantor KPU, Kamis (19/10).

Dia menjelaskan, berdasarkan syarat pendaftaran calon peserta pemilu yang diatur pada pasal 173 ayat 2 UU Pemilu Nomor 7/2017, maka syarat mendaftar ke KPU adalah SK kepengurusan yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. Selanjutnya, kepengurusan parpol harus 100 persen di tingkat provinsi, 75 persen tingkat kabupten/kota dan 50 persen di tingkat kecamatan.

Selain itu, ada persyaratan 30 persen keterwakilan perempuan dalam DPP, menyerahkan rekening khusus dan informasi domilisi kantor tetap.

"Itu semua merupakan peryaratan-persyaratan yang diwajibkan dalam undang-undang. Kemudian partai politik itu harus membawa semua dokumen tadi kepada KPU dan melakukan unggah data dalam sistem informasi partai politik (sipol)," tutur Evi, seperti dirilis SI Online.

0 Response to "13 Parpol Terancam tak Dapat Mengikuti Pemilu 2019"

Posting Komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel