Survey Pilgub Jabar 2018, Posisi Demiz Masih Unggul


PortalPilkada.Id |
Persatuan Mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi (PMP-SIKOM) menggelar survei untuk mencari tahu tentang sejauh mana respon masyarakat Jawa Barat terhadap Pilgub dan beberapa tokoh yang digadang-gadang akan tingkat akseptabilitas, kapabilitas dan elektabilitas beberapa tokoh yang digadang-gadang akan mengikuti ajang pesta rakyat lima tahunan itu.

Ketua PMP-SIKOM, G. Safariadi mengatakan, ada beberapa tokoh yang masuk dalam radar lembaga yang dipimpinnya. Mereka adalah Wakil Gubernur Jawa Barat saat ini Deddy Mizwar, Walikota Bandung Ridwan Kamil, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Sekda Jabar Iwa Karniwa, Bupati Majalengka Sutrisna, Anggota DPR RI dari PAN Dessy Ratnasari dan Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka, Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Dede Yusuf serta Ketua Kadin Jawa Barat ‎Agung Suryamal Sutrisno.

Safariadi mengatakan, dari hasil survei terlihat nama-nama yang lebih banyak dipilih responden mengerucut menjadi 5 nama, yaitu Deddy Mizwar, Ridwan Kamil, Dede Yusuf, Dedi Mulyadi, dan Iwa Karniwa. Sedangkan nama seperti Agung Suryamal, Dessy Ratnasari masih berada di bawah kelima tokoh tersebut.

Dari tingkat kapabilitas, survei PMP - SIKOM menemukan bahwa masyarakat Jabar menilai bahwa Deddy Mizwar memiliki kapasitas yang pantas untuk menggantikan Agus Hermawan (Aher) dengan 78,9 persen.

"Disusul Dede Yusuf 68,2 persen, Dedi Mulyadi 64,3 persen, Iwa Karniwa 61,2 persen, Ridwan Kamil 56,2 persen, Agung Suryamal 51,2 persen dan Dessy Ratnasari 45,2 persen," lanjutnya.

Safriadi menjelaskan, tingginya penilaian terhadap tingkat kapabilitas kepemimpinan Deddy Mizwar karena Deddy dinilai sebagai seorang pemimpin yang bisa memberikan inspirasi wawasan bersama untuk kemaslahatan masyarakat Jawa Barat, memungkinkan orang lain dapat bertindak dan berpartisipasi.

"Juga mampu menjadi penunjuk jalan, dan dapat memotivasi bawahan," imbuhnya.

Deddy Mizwar juga menang di survei terkait tingkat akseptabilitas. Di survei soal penerimaan warga Jawa Barat ini Deddy memperoleh 89,3 persen. Disusul oleh Dedi Mulyadi sebesar 72,2 persen.

"Kemudian Dede Yusuf 70,3 persen, Iwa Karniwa 67,3 persen, Ridwan Kamil 60,2 persen, Agung Suryamal 58,2 persen, dan Dessy Ratnasari 51,2 Persen," tambahnya.

Hasil survei tingkat kapabilitas dan akseptabilitas para tokoh dinilai Safriadi sangat linear dengan tingkat elektabilitas para tokoh. Utamanya jika Pemilihan Gubernur Jawa Barat digelar hari ini.

"Hal ini tergambar dalam jawaban 2661 responden dimana sebanyak 41,2 persen memilih Deddy Mizwar sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dipilih sebanyak 12,2 persen, Dede Yusuf 9,6 persen, Iwa Karniwa 6,2 persen, Ridwan Kamil 5,7 persen, Agung Suryamal 3,1 persen dan Dessy Ratnasari 2,9 persen. Sedangkan yang tidak atau belum memilih 19,1 persen," urainya.

Hal ini kata dia menjawab bahwa rendahnya tingkat kapabilitas dan akseptabilitas Ridwan Kamil karena masyarakat Jabar menilai belum ada gebrakan atau sesuatu prestasi dari Ridwan Kamil selama menjabat sebagai Walikota Bandung.

"Justru masyarakat curiga dengan pernyataan Ridwan Kamil yang senang diusung Nasdem karena alasan Ketua Umum punya media dan ada Kader Nasdem menjabat Jaksa Agung sehingga media tersebut bisa menjadi pencitraan gratis, juga dugaan kasus korupsi selama menjabat walikota Bandung dapat diamankan oleh Jaksa Agung," kata Safariadi menjelaskan penilaian masyarakat Jabar.

Sebaliknya, dengan hasil yang diperoleh Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar. Di mana masyarakat menilai mereka akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan fasilitas kesehatan, juga kemajuan Jawa Barat di bidang sebagai sentra padi nasional.

"Dedi Mulyadi dianggap sebagai Bupati yang cukup sukses membangun Purwakarta. Begitu pun Deddy Mizwar sebagai Wagub yang bisa mengerti keinginan dan kebutuhan masyarakat Jawa Barat," tukas Safriadi.

Dalam survei ini, PMP-SIKOM memggunakan 2.661 orang warga Jawa Barat sebagai responden. Mereka dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 1,9 persen. Survei dilakukan pada 27 September-8 Oktober 2017 di 9 kota dan 18 Kabupaten di Jawa Barat. (rilis)


0 Response to "Survey Pilgub Jabar 2018, Posisi Demiz Masih Unggul"

Posting Komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel