Jelang Pilgub 2018, Posisi Arinal di Golkar Lampung Terusik


PortalPilkada.ID | Arinal Djunaidi benar-benar disingkirkan dari kursi Ketua Partai Golkar Lampung. Tak tanggung-tanggung, yang menyingkirkan Arinal adalah ramai-ramai, yakni pengurus dari 11 kota dan kabupaten pengurus Partai Golkar di Lampung.

Ketua Forum Penyelamat Kewibawaan Partai Golkar Lampung (FPKPGL) Indra Karyadi, menjelaskan ditendangnya Arinal lantaran tidak layak menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Lampung.

Indra Karyadi mengaku bersama 11 DPD II Partai Golkar akan meminta restu ke Ketua Umum DPP Partai Golkar usai munaslub, agar Partai Golkar Lampung bisa menggelar musdalub.

Dia menilai selama ini Arinal selalu mengesampingkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Lampung dan mengedepankan ambisi untuk maju sebagai Calon Gubernur (Cagub) dengan menggelar sosialisasi dan kegiatan seperti tontonan wayang kulit.

“Arinal sanggup tidak menjalankan juklak 06 tentang penjaringan calon kepala daerah dan tidak berjalannya konsolidasi sampai tingkat bawah. Sehingga partai berlambang pohon beringin ini seolah hanya menjadi alat atau perantara pemuas nafsu untuk menjadi orang nomor satu di Bumi Ruwa Jurai,” Kata Indra, Senin (18/12).

Selain itu, majunya Arinal Djunaidi sebagai Bacagub diindikasi adanya keterlibatan perusahaan besar yang menyokong keuangan mantan Sekdaprov Lampung ini dalam melakukan kampanye ke masyarakat.

Sehingga, nantinya partai pengusung mantan Kepala Dinas Kehutanan Lampung di pilgub akan terkena imbas dari penilaian masyarakat terkait partai politik selalu ada untuk orang yang memiliki banyak uang tanpa dilandasi trackrecord calon.

“ Maju dan mundurnya partai itu tergantung dari sosok seorang ketua. Jika Ketuanya saja tunduk oleh perusahaan, maka dimana harga diri dan fungsi tugas partai tersebut yang seharusnya bisa menyerap aspirasi dan mewujudkan apirasi masyarakat melalui kader di kursi DPRD maupun kepala daerah,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh kader dan simpatisan Partai Golkar untuk membuka mata serta telinga guna menyelamatkan partai berlambang pohon beringin dari kehancuran.

"Ayo kita bersama-sama berjuang untuk masyarakat dan bukan untuk perusahaan. Karena adanya partai Golkar untuk selalu dekat dan menjadi perantara masyarakat dengan pemerintah dalam menyampaikan aspirasi,” tegasnya.

Sebelumnya, Politisi muda Partai Golkar Lampung, Heru Sambodo mendorong adanya evaluasi terhadap pencalonan Arinal Djunaidi sebagai Calon Gubernur dan mendukung langkah FPKPGL yang menggugat melalui mahkamah partai terkait pelanggaran juklak 06.

“Kalau itu sesuai dengan aturan dan mekanisme tertentu harus dijalankan ke DPD. Kalau kita melihat juga harus di evaluasi,” Katanya, Jumat (15/12).

Di sisi lain, Heru menegaskan pemimpin partai harus memiliki jam terbang. Sehingga, ia menilai sosok Arinal Djunaidi tidak mampu memimpin Partai Golkar Lampung yang hanya memiliki pengalaman di birokrat.

“Secara kaderisasi kita lihat memang hanya landasannya di birokasi, birokrasikan beda dengan partai politik. Jadi harus memahami secara menyeluruhlah,”  kata Heru.

Senada dengan FPKPGL, Heru juga mendukung digelarnya Musdalub Golkar Lampung pasca-Munaslub untuk mencari sosok pemimpin yang bisa memajukan partai berlambang pohon beringin di Lampung.

Heru yakin, dengan terpilihnya Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto pada rapat pleno yang digelar di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Jakarta, Rabu, 13 Desember 2017 lalu, akan terjadi Musdalub di beberapa provinsi, salah satu nya Lampung.

“Lampung perlu sosok yang benar-benar bisa membesarkan dan mengembalikan kejayaan partai berlambang pohon beringin ini. Bukan antek perusahaan yang hanya mengejar kekuasaan. Untuk itu, Musdalub wajib dilaksanakan,” tegas Heru.

Tarkait terpilihnya Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar, Heru menilai Menteri Perindustrian tersebut merupakan sosok yang tepat untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar jelang Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

“Dia (Airlangga) sosok enerjik yang dibutuhkan Golkar saat ini. Kita tahu dia merupakan putra Hartarto Sastrosoenarto mantan Menteri Perindustrian di era Pak Harto (Soeharto).  Dia juga aktif di Kosgoro, dengan pengalaman yang dimilikinya, pak Airlangga mampu mengembalikan kejayaan Partai Golkar,” tegas Heru.

Jurnalis : Agus Rahardja, Redaksi Sumatera

0 Response to "Jelang Pilgub 2018, Posisi Arinal di Golkar Lampung Terusik"

Posting Komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel