Kader Golkar Nilai Arinal Tidak Layak Menjadi Calon Gubernur Lampung


PortalPilkada.Id | Sosok Arinal Djunaidi dinilai Ketua Forum Penyelamat Kewibawaan Partai Golkar Lampung (FPKPGL), Indra Karyadi tidak layak menjadi Calon Gubernur (Cagub) dari partai berlambang pohon beringin ini. Sebab, Arinal tidak menjalankan penjaringan sesuai juklak 06.

Selain itu, kata Indra, dia terkesan memanfaatkan dan mengesampingkan tugas di partai Golkar untuk memuaskan ambisinya sebagai Bacagub saja.

“Arinal Cs tidak menjalankan juklak 06 tentang penjaringan calon kepala daerah dan tidak berjalannya konsolidasi sampai tingkat bawah, karena sibuk dengan agenda politik seperti menghadiri kegiatan wayangan menuju pilgub,” kata Indra, Jumat (15/12).

Majunya Arinal Djunaidi sebagai Bacagub diindikasi adanya keterlibatan perusahaan besar yang menyokong keuangan mantan Sekdaprov Lampung ini melakukan kampanye ke masyarakat. Sehingga, nantinya partai pengusung mantan Kepala Dinas Kehutanan Lampung di pilgub akan terkena imbas dari penilaian masyarakat terkait partai politik selalu ada untuk orang yang memiliki banyak uang tanpa dilandasi trackrecord calon.

“ Maju dan mundurnya partai itu tergantung dari sosok seorang ketua. Jika Ketuanya saja tunduk oleh perusahaan, maka dimana harga diri dan fungsi tugas partai tersebut yang seharusnya bisa menyerap aspirasi dan mewujudkan apirasi masyarakat melalui kader di kursi DPRD maupun kepala daerah,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh kader dan simpatisan Partai Golkar untuk membuka mata serta telinga guna menyelamatkan partai berlambang pohon beringin dari kehancuran.

“ Ayo kita bersama-sama berjuang untuk masyarakat dan bukan untuk perusahaan. Karena adanya partai Golkar untuk selalu dekat dan menjadi perantara masyarakat dengan pemerintah dalam menyampaikan aspirasi,” tegasnya.

Seperti diketahui, proses Arinal Djunaidi menjadi bakal calon gubernur Lampung juga dipertanyakan oleh kader Golkar Romi  Husin dan Fasni Bima.

Bahkan, Romi secara tegas menolak Arinal Djunaidi dicalonkan sebagai Bakal calon gubernur Lampung mendatang, karena tidak sesuai mekanisme  yang berlaku di partai. Pasalnya pencalonan di Partai Golkar harus  melalui penjaringan  survei  terlebih dahulu, sesuai  diatur dalam Juklak  DPP Partai Golkar Nomor 6 Tahun 2017.

“Saya selaku Sekretaris DPD II Golkar Kabupaten Pesawaran  tidak sepakat jika Arinal  jadi cagub dari Golkar. Karena pencalonan tidak dilakukan sesuai mekanisme, harusnya ada proses bukan ujuk-ujuk, tidak melalui mekanisme yang diatur dalam Juklak nomor 6 itu,” kata Romi Husin.

Jurnalis : Agus Rahardjo, Redaksi Sumatera

0 Response to " Kader Golkar Nilai Arinal Tidak Layak Menjadi Calon Gubernur Lampung"

Posting Komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel