Ricuh di Purwakarta! Warga Sesalkan Program Gempungan Ditunggangi Spanduk Pilkada


PortalPilkada.Id | Gempungan merupakan program pemerintah kabupaten Purwakarta, yaitu memberikan pelayanan kepada warga dengan cara jemput bola di tempat, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke kantor atau instansi pemerintah.

Pelayanan yang diberikan diantaranya pembuatan KTP, Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran serta berbagai macam pengobatan dan semua itu gratis tanpa dipungut biaya.

Salah seorang warga memprotes di lokasi Gempungan yang diadakan oleh Pemkab Purwakarta Rabu 17/1 yang berlokasi di desa ciwanggi, kecamatan Bungursari, Purwakarta. Pasalnya, bukan soal pelayanannya namun saat itu yang datang adalah bakal calon bupati Purwakarta yang sudah mendaftar ke KPU sebagai calon bupati periode 2018-2023.

Menurut warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, “ini kan tahun politik dan yang datang adalah Ane Ratna Mustika yang dimana dirinya telah mendaftar sebagai Calon Bupati untuk lima tahun kedepan. Saya melihat di lokasi ada spanduk yang bergambarkan dirinya yang disandingkan dengan ketua bapilu Purwakarta Komarudin dari partai Golkar dan lambang partainya pun juga ada untuk pemenangan Ane.

“Ini tidak bisa, walaupun Ane adalah isteri bupati sekarang, yang juga ketua tim penggerak PKK kabupaten tapi dengan adanya fotonya yang ada lambang partai Golkar ini tidak boleh, tidak boleh berpolitik dibalik program pemerintah untuk masyarakat, kalau mau mewakili bupati silahkan jalankan program, tapi jangan berpolitik,” sesal warga.

Ironis

Pantauan Purwakarta Pos, di lokasi tidak tampak panitia pengawas kecamatan yang sudah terbentuk disetiap kecamatan. Saat hendak di konfirmasi ke Bawaslu kabupaten ada informasi mengatakan bahwa disaat yang sama seluruh komisioner dan staf bawaslu kabupaten Purwakarta sedang ada acara pelantikan Panitia Pengawas Desa/ kelurahan di aula hotel Grand situ.

Melihat gelagat yang kurang kondisif tersebut staf kecamatan Bungursari Muslim bergegas memerintahkan Linmas kecamatan Bungursari untuk menurunkan baliho Partai yang berada di lokasi gempungan agar situasi tidak bertambah ricuh. (agus3)

0 Response to " Ricuh di Purwakarta! Warga Sesalkan Program Gempungan Ditunggangi Spanduk Pilkada"

Posting Komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel