Tokoh dan Ulama Maluku Utara Serukan Pilkada Damai


PortalPilkada.id | Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Maluku Utara yang digelar pada bulan Juni mendatang, banyak hal yang harus dilakukan agar kontestasi pilkada tersebut dapat berjalan damai, berkualitas, dan berintegritas menuju demokrasi tanpa kekerasaan, kebencian, dan saling hujat.

Pilkada damai, berkualitas, dan berintegritas merupakan sebuah langkah demokrasi yang patut kita capai bersama, agar kebersamaan dan kekeluargaan yang telah tumbuh dan berkembang selama ini, tidak tergoyahkan karena berbeda dalam memberi suara kepada calon tertentu.

Demikian hal tersebut diutarakan para tokoh dan Ulama Maluku Utara.  Berikut seruan mereka:

Ketua PD Muhammadiyah Tidore, Drs. Ramli Karim

Selaku pimpinan daerah Muhammadiyah Kota Tidore Kepulauan, pertama saya mengajak kepada seluruh umat beragama, mari sama-sama kita jaga ukhuwah Islamiah dengan demikian akan berdampak pada kedamaian dalam pelaksanaan pilkada akan datang.

Kedua, saya berharap agar umat beragama di Kota Tidore Kepulauan menjaga kerukunan antar umat beragama. Kita harus berprinsip bahwa kita adalah bersaudra. Untuk itu mari bersama menjaga keamanan, membantu pemerintah untuk menjaga keamanan ini. Kita punya kewajiban menjaga dan membantu pemerintah lebih khusunya menjaga kebersamaan dalam pilkada ini.

Ketua GP Anshor Tidore, Supriyadi Syahbudin

Selaku pimpinan Gp Anshor Kota Tidore Kepulauan, kami mengajak kepada seluruh masyarakat provinsi Maluku Utara khususnya masyarakat Tidore, agar mari sama-sama kita menjaga keamanan dan berpartisiapsi dalam proses politik lima tahunan ini. Semoga hasil dalam pilkada 2018 ini menjadikan pemimpin Malut lebih baik dari sebelumnya.

Selanjutnya, kami mengajak masyarakat kota Tidore agar senantiasa menjaga kerukunan dalam bermasyrakat, jadikanlah proses politik 2018 adalah proses politik yang bermartabat, proses politik yamg tidak saling menghujat satu sama lain. Proses politik yang lebuh adem, jangan memicu pertikayan karena apapun hasilnya gubernur provinsi Maluku Utara adalah gubernur kita semua. Karena sejatinya pemilu ini juga bagian dari mengevaluasi pemerintahan lima tahun sebelumnya.

Ketua MUI Tidore, KH. M. Saleh Yasin, S. Ag

Selaku Ketua Dewan MUI kota Tikep, bahwa dalam rangka menyongsong pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara yang inshaa Allah dilaksanakan pada bulan Juni nanti. Kami menghimbau kepada seluruh umat beragama dan seluruh masyarakat di kota Tidore khusunya dan Maluku Utara umumnya.

Pertama, diharapkan agar seluruh warga masyrakat dapat mempergunakan hak pilih sebaik-baiknya, kedua menjaga keaman dan ketertiban baik dalam rangka menyongsong maupun paska pemilihan nanti, ketiga diharapkan masyarakat agar selalu menjalin hubungan silaturahmin dan mari menjauhkan sifat hasut, dengki dan fitnah.

Selanjutnya bahwa selama didalam pemilihan gubernur yang sudah tentunya salah satu tahapan adalah kampanye, selaku pimpinan daerah MUI mengharapkan masing-masing tim dan pendukung 4 kandidat agar tidak saling menjatuhkan satu sama dengan lainnya. Dan yang paling terakhir, mari kita jadikan pilgub ini sebagai ibadah, sehingga inshaa Allah niat baik dan tujuan kita bersama didalam menentukan pilihan kita, imam kita, pemimpin kita ini benar-benar menjadi pemimpin yang amanah yang inshaa Allah bisa mengayomi daerah ini 5 tahun mendatang.

Ketua NU Cabang Tidore Ustadz An’Im Fatahna

Kami selaku ketua NU Cabang Tidore dan seluruh pengurus mengajak kepada seluruh masyarakat dalam hajatan pilgub ini agar menyalurkan pilihan sesuai hati nurani masing-masing, terutama saling menjaga, saling menghormati sehingga suasana dalam hajatan pilgub ini tetap kondusif, karena ini daerah kita, kalau bukan kita yang menjaga maka siapa lagi.

Karena merajut sebuah kebersamaan ini mahal harganya tetapi untuk mencerai beraikan itu sangatlah mudah, dan untuk merajut kembali itu sangat susah. Untuk itu mari sama-sama menjaga hajatan dalam pilgub ini.

(Diman/JNN)



0 Response to " Tokoh dan Ulama Maluku Utara Serukan Pilkada Damai"

Posting Komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel