Anis Fauzan: AHY Epicentrum Poros Ketiga


PortalPilkada.ID | Wacana Poros Ketiga pada Pilpres 2019 mulai menjadi konsumsi publik. Jika sebelumnya diskursus poros ketiga hanya dibicarakan dilingkungan partai politik, belakangan sudah menjadi konsumsi publik.

Jika sudah demikian, wacana Poros Ketiga bisa menjadi angin segar ditengah keringnya landscap politik Indonesia yang hanya memotret dua Calon Presiden,  Jokowi dan Prabowo. Bahkan belakangan isu Jokowi sebagai calon  Presiden Indonesia Pilpres 2019 mulai muncul. Hal ini sampaikan Anis Fauzan selaku Direktur CR30 Institute kepada media di Jakarta. Rabu. (7/3)

Ditambahkan Anis, Tampilnya orang-orang muda dipanggung politik Indonesia semakin menguatkan asumsi Poros Ketiga bisa menjadi niscaya. Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY merupakan pilihan yang tepat ditawarkan kepada publik sebagai Calon Presiden 2019. Anak muda yang pernah menjadi Calon Gubernur DKI pada Pilkada lalu sudah memenuhi syarat untuk menjadi seorang Presiden.

"AHY dan Partai Demokrat bisa tampil menjadi lokomotif Poros Ketiga bersama partai politik papan tengah lainnya ". ujarnya anis yang dilansir indotimnews.

AHY yang sudah didaulat Partai Demokrat sebagai Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) adalah jenderal lapangan yang akan memimpin dan mengatur strategi perang Partai Demokrat untuk memenangkan Pemilu 2019.

Dengan demikian AHY akan banyak berhubungan dan berkomunikasi dengan pimpinan partai politik lainnya. Dari sanalah kontruksi bangunan Poros Ketiga dibuat. Dan AHY sosok yang memenuhi syarat menjadi Presiden. (M Ichsan)



0 Response to " Anis Fauzan: AHY Epicentrum Poros Ketiga"

Posting Komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel