DPS Pilkada Purwakarta Tercatat 654.139 Orang Miliki Hak Pilih


PortalPilkada.ID | Ketua KPU Purwakarta Ramlan Maulana memaparkan sejumlah informasi terkini kepada Pejabat Bupati Purwakarta, kemarin. Hal-hal penting itu diantaranya, secara institusi, pihaknya telah menetapkan Daftar Pemilih Sementara Pilkada Purwakarta.

“Pak Bupati, dapat kami sampaikan bahwa di Purwakarta ada 17 kecamatan, terdiri dari 192 desa dan kelurahan. Kami sudah menetapkan Daftar Pemilih Sementara Pilkada Purwakarta sebanyak 654.139 hak pilih,” jelasnya.

Pertemuan dengan Penjabat Bupati Purwakarta juga dimanfaatkan oleh Ramlan untuk menyampaikan beberapa keluhan. Menurut dia, KPU Purwakarta belum memiliki gedung sendiri. Gedung yang ditempati saat ini merupakan milik Pemkab Purwakarta.

Akibatnya, pihaknya memiliki kesulitan untuk menyimpan logistik pemilu berupa kotak dan surat suara. Beberapa peralatan lain juga masih disimpan di tempat seadanya.

“Ruang penyimpanan logistik ini masih kurang Pak Bupati. Kami mohon perhatian dari Bapak. Gedung ini pun milik pemda,” katanya.

Keluhan tersebut langsung direspon oleh M Taufiq. Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Purwakarta siap membantu KPU untuk melakukan pembenahan.

“Kita koordinasikan, saya kira sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk membantu melakukan pembenahan,” ujarnya.

Dalam Pilkada Purwakarta dan Pemilihan Gubernur Jawa Barat, KPU Purwakarta sudah menyiapkan target partisipasi pemilih. Pada Pilkada Tahun 2013 lalu, partisipasi pemilih mencapai 75%. Untuk Tahun 2018 ini, target sebesar 78% sudah ditetapkan.

“Kita harapkan meningkat. Inshaa Allah bisa 78%,” pungkasnya. (agus3)


0 Response to " DPS Pilkada Purwakarta Tercatat 654.139 Orang Miliki Hak Pilih"

Posting Komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel