Kampanye Menggunakan Fasilitas Negara Melanggar Undang-undang



PortalPilkada.ID | Kemarin, Partai pengusung Paslon Munafri Arifuddin – Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) mengadakan konfrensi pers di gedung DPRD kota Makassar.

Selain mengadakan konferensi pers, penggagas agenda ini Gabungan Aksi Fraksi (GAS) turut menyertakan dan memajang Spanduk pasangan calon nomer urut 1 tersebut di gedung wakil rakyat kota Makassar.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Nursari mengatakan, terkait kejadian ini pihaknya telah melakukan pendalaman, sebab diduga dalam kejadian ini, pelanggaran telah terjadi.

Apalagi dalam UU telah jelas dilarang menggunakan fasilitas negara untuk berkampanye.

“Normanya dalam UU, dilarang menggunakan fasilitas negara dalam berkampanye, sesuai pasal 69 huruf H, dan Pasal 187 ayat 3 UU Nomor 10/ 2016.” Kata Nursari, Senin (19/3/2018)

Dia menjelaskan, bahwa terkait dugaan pelanggaran tersebut, dimana sesuai aturan, siapapun yang menggunakan fasilitas negara untuk kampanye akan dikenakan ancaman pidana minimal 1 Bulan, maksimal 6 Bulan.

“Ini kami sementara dalami dinda, ancaman pidananya itu minimal 1 bulan maksimal 6 bulan.” imbuhnya. (Andis/R)

0 Response to " Kampanye Menggunakan Fasilitas Negara Melanggar Undang-undang"

Posting Komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel