Awasi Masa Tenang Pilkada 27 Juni 2018, LIRA Bentuk Tim Cyber Untuk Pantau Medsos


PortalPilkada.ID | Tim Pemantau Pilkada dan Satgas AMP Lira Jawa Timur membentuk Tim Cyber untuk mengawasi Paslon dan Timsesnya saat waktu tenang.

Koordinator Pemantau Ahmad Zairuddin SH. Didampingi Komandan Satgas AMP Lira Asman A. Ramadhan SH, saat ditemui dikantor DPW Lira Jatim Jemursari, menyampaikan bahwa “saat hari tenang, Paslon dan Timsesnya Dilarang berkampanye tak terkecuali di Media Sosial” ujar Rudy sapaan akrabnya.


Menurut Rudy, “Media sosial juga merupakan ruang publik, maka saat hari tenang, tidak dibenarkan melakukan kampanye, contohnya di FB, IG, WA Group dll, kami akan catat dan laporkan bila itu dilakukan” tambah Rudy yang juga menjabat sebagai Ketua Pemuda Lira Jatim ini.

Sekecil apapun pelanggaran yang kemungkinan dilakukan oleh Paslon dan Timsesnya akan dicatat dan dilaporkan oleh Lira.

Sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 4/2017, sanksi terberat untuk pelanggaran kampanye di media sosial ialah pembatalan peserta. Sebelumnya, petugas terlebih dulu melakukan teguran terhadap pasangan yang melanggarnya.

Menurut Asman A. Ramadhan SH. Tim Pemantau Lira akan berkoordinasi dengan Panwaslu dan KPUD setempat apabila ditemukan pelanggaran kampanye di media sosial.

Masih Menurut Ramadhan , konten media sosial yang melanggar di antaranya mengandung unsur ajakan terhadap khalayak umum. Selain itu, menyampaikan visi dan misi pasangan bersangkutan. Kemudian, konten yang melanggar, menampilkan nomor urut, partai pendukung dan identitas kampanye lainnya.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan sanksi atas pelanggaran kampanye di media sosial resmi milik peserta berbeda dengan akun pribadi atau selain akun resmi tersebut. “Kalau pelanggaran tersebut dilakukan akun media sosial tidak resmi akan ditangani kepolisian,” kata Asman Afif Ramadhan.

Sesuai Peraturan KPU Nomor 4/2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Undang-undang membatasi akun resmi setiap pasangan paling banyak lima akun. Regulasi yang sama juga mengatur isi atau konten kampanye di media sosial.

Akun resmi tersebut dilarang menyampaikan konten bernuansa kampanye hitam yang merugikan peserta lainnya. “Selain itu tidak boleh mempersoalkan Pancasila dan Undang-Undang 1945, suku agama ras dan antargolongan (sara) dan black campaign, itu dilarang,” kata Undang Undang pungkasnya. (ass/JNN)

0 Response to " Awasi Masa Tenang Pilkada 27 Juni 2018, LIRA Bentuk Tim Cyber Untuk Pantau Medsos"

Posting Komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel