Header Ads

Ditinggal Nyalon Cawagub, Lamtim Gagal Total Raih WTP 2018


PortalPilkada.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur gagal meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)  dari Badan pemeriksa keuangan (BPK) perwakilan provinsi lampung, pada rabu (6/6) lalu.

Sebelumnya, pada 14 februari 2018, Bupati Lamtim Non aktif saat pamit untuk cuti sebagai Bupati Lamtim karena menjadi calon wakil gubernur (Cawagub) Lampung yang akan di laksanakan pada 27 juni 2018 itu berpesan kepada seluruh ASN agar dapat meraih WTP. Namun pesan bupati non aktif itu gagal di emban oleh Plt Bupati Lamtim Zaiful Bokhori.

Diketahui pada tahun 2017 dibawah kepemimpinan Chusnunia Chalim Pemda lamtim mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK provinsi Lampung, yang sebelumnya sejak 2008 sekitar 10 tahun lalu kabupaten lampung timur gagal mendapatkan opini dari BPK sehingga laporan keuangan pemda lamtim tidak dapat diberikan predikat opini (Disclaimer) dari BPK.

Disclaimer itu dinyatakan pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK nomor 62/HP/XVIII.BLP/12/2011 tertqnggal 31 desember 2011 lalu, setelah chusnunia chalim menjabat sebagai bupati lamtim laporan keuangan pemda lamtim berbenah lalu predikat WDP diraih pada tahun 2017.

Oleh karena itu, chusnunia optimis menargetkan opini WTP dapat diraih pada tahun 2018 ini. Pada kenyataanya dibawah kepemimpinan Plt bupati lamtim Zaiful Bokhori predikat itu gagal di raih.

Diketahui, Permasalahan keuangan lamtim itu di akibatkan oleh dana APBD pemkab lamtim tahun 2008 yang tersimpan di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tripanca Setiadana sebesar Rp.119 Miliar tidak dapat dikembalikan ke kas daerah oleh mantan Bupati Lamtim satono, selain itu terdapat masalah pada PT Lampung Timur Cemerlang (LTC) sebesar Rp 17 Miliar.

Setelah tahun 2011 pasca lengsernya mantan bupati satono pemkab lamtim dilanjutkan kepemimpinan bupatinya oleh wakil bupati satono yakni Erwin Arifin, dibawah kepemimpinan Erwin Arifin keungan pemkab lamtim sedikit demi sedikit makin membaik sejak tahun 2011 mantan bupati lamtim Erwin Arifin dapat membenahi manajemen pengelolaan keuangan daerah terbukti status Disclaimer tidak lagi disandang oleh pemkab lamtim.

Hal itu juga dilakukan bupati lamtim Chusnunia Chalim Selama kurun waktu 2 tahun di bawah kepemimpinan bupati lamtim Chusnunia Chalim hasilnya bentuk laporan keuangan tahun anggaran 2017 pemkab lamtim menyandang predikat WDP dari BPK yang diketahui bahwa sebelum mendapat predikat WTP harus mendapatkan opini WDP terlebih dahulu.

Saat temu pamit cuti selama 4 bulan sejak 15 februari 2018 Chusnunia berpesan kepada wakil bupati lamtim Zaiful Bokhori yang saat ini menjadi PLT Bupati Lamtim beserta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lamtim agar laporan keuangan pemkab lamtim tahun 2018 bisa mendapatkan predikat WTP dari BPK.

"Saya sebagai bupati meminta betul seluruhnya yang ada di Lampung Timur ini untuk mewujudkan  Lampung  Timur harus WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) di 2018,"  pesan bupati lamtim non aktif Chusnunia Chalim pada 15 februari 2018 lalu.

Setelah secara resmi cuti roda pemerintahan diserahkan kepada Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari yang secara otomatis sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati lamtim sampai 23 juni 2018 mendatang.

Semoga dengan kembalinya Chusnunia Chalim sebagai bupati lamtim pada 24 juni 2018 mendatang mampu meraih opini WTP untuk laporan keuangan di tahun 2019 mendatang.

Impian predikat WTP dari BPK itu harus didukung oleh semua unsur agar impian itu mampu terwujud di tahun 2019, seperti yang diinginkan Chusnunia.

Jurnalis : Herwan Toni


Tidak ada komentar


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.